Senin, 30 Juni 2014

Puasa

Niat:

Niat banyak bentuknya. Banyak yang buat, bahkan diri kita sendiri boleh menggunakan niat yang kita mengerti maksudnya. Tapi kebanyakan masyarakat kita melafalkan " nawaitu shauma ghadin an adaai fardhi syahri ramadhaana hadzihi sanati fardhu lillaahi ta'ala "

Saat puasa:

Puasa gak sekedar menahan lapar dan dahaga saja. Pekerjaan yang biasa dilakukan diluar ramadhan juga tetap dilakukan. Biasanya, pekerjaan maupun sekolahan mengurangi jam kerja dan belajarnya. Agar tidak ada alasan untuk membatalkan puasa ditengah puasa.

Berbuka:

Buka dengan yang dingin maupun panas, tidak banyak perbedaan. Tapi dari pengalaman dan pelajaran yang ada, air liur dan buah adalah obat yang berasal dari diri sendiri. Dilihat dari kebiasaan nabi yang berbuka dengan kurma dan air, sama kan? Tidak berlebihan tapi cukup gizi.

Ibadah:

Semua ibadah sunnah diibaratkan menjadi pahala wajib. Dan semua ibadah wajib dilipatgandakan pahalanya. Pasti semua tahu, ibadah solat wajib yang lima, rawatib yang mengitari solat wajib, solat malam, dan bahkan solat sunnah tarawih yang dilaksanakan dapat berjamaah.

Membaca quran, memahami, bahkan mulai mebgamalkannya. Banyak quran yang dibaca cepat agar tercapai minimal khatam sekali dalam ramadhan ini. Subhanallah.

Memberi makan orang yang berbuka puasa. Kebaikan yang berdampak tidak hanya pada orang yang diberi makan, namun kekuatan Islam serta iman diri.

Hanya sebagian kecil yang dapat kita lakukan dalam 24 jam.

Sehingga perlu sehat dan semangat yang terus menumbuh dalam diri.
Tak lupa untuk mencari 'lailatul qadar' yang kebaikannya menyamai ibadah seribu bulan. Baarakallaah teman-teman :)